Semua orang tentu mempunyai cita-citatermasuk aku Nama ku Rober martus panggil saja rober karena biasanya temanku memanggilku dengan nama itu .. masa kecil ku termasuk kategori bahagia tapi juga termasuk dalam kategori kurang bahagia kenapa aku bilang seperti itu...? ya ayahku seorang anggota TNI dan Ibuku seorang guru SD dan tentunya kalian tau sendiri bagaimana kehidupan anak seorang tentara yg penuh dengan kedisiplinan dari kecil aku selalu di cekoki kedisiplinan oleh ke dua orang tuaku aku di didik dengan keras untuk menjadi yang orang yang berguna ya begitulah kira2 keinginan ayah ku....
suatu saat ayahku bertanya ber mau jadi apa..? aku yg masih berumur 10 tahun pun menjawab mau jadi tentara yah ... ayahku tersenyum mendengar nya ya senyuman yang jarang kulihat dari ayah ku tapi dengan seiring waktu cita-citaku berubah setelah SMA ayahku bertanya lagi apa cita-citaku lalu kujawab mau jadi polisi yah..... ayahku pun berkata kalau mau jadi polisi kurusin badanmu ga ada polisi itu gendut memang waktu itu badanku gemuk sekali berat badanku mencapai 100 kilo demi cita-cita ku aku pun diet latihan keras kujalani dari lari disiang hari dilapangan sepak bola sambil pakai jaket dan makanan yang di atur sedemikian rupa alhasil dalam waktu 7 bulan berat badanku turun 40 kilo ini merupakan salah satu perjuangan terbesarku karena kalian tau sendiri bagaimana perjuangan itu (bagi yg pernah diet) setelah tamat SMA aku segera mendaftar di kantor polisi untuk mewujudkan cita-citaku yaitu POLISI serangkaian test awal kujalani di sana pertama tes mata kedua te kesehatan setelah itu aku menunggu hasil tes keesokan harinya dengan perasaan cemas ku teliti kolom-kolom nomor yang lulus 101,102,103,107 deg...! jantung ku berdebar keras aku ternyata TIDAK LULUS...! kesal,marah,mau nangis (tapi malu) jadi satu dengan lunglai aku pulang kertas-kertas untuk berkas pendaftaran yang selalu kubawa ku buang sejak hari itu aku muak,jijik melihat seragam polisi yang dulu kudambakan sesampainya dirumah ibuku tercinta bertanya
gimana nak hasil test nya..? aku hanya diam dan masuk kamar ibuku menyusul ku masuk kamar dengan dan bertanya lagi lo kok diam dengan bantal menutupi mukaku karena menahan sesak didada kujawab aku ga lulus.. ibuku segera bergegas menelpon ayahku yang sedang dinas dan memberitahukan aku tidak lulus tes polisi sayup-sayup kudengar suara ibuku yah si rober gak lulus tes .
aku mengurung diri seperti orang labil yang kehilangan kepercayaan diri dan pertanyaanku cuma satu waktu itu KENAPA AKU GAK LULUS pertanyaan itu terjawab ketika ayah ku pulang kamu gak lulu karena kakimu agak berbentuk X dan fisik yg kurang aku hanya tertawa mendengar itu karena aku dari kecil tidak pernah membantah omongan ayahku tapi hati kecil ku menjawab lain kaki X perasaan kakiku biasa saja terus masalah fisik maaf bukan aku sombong dengan tinggi 177cm dan berat badan 73 kilo aku sanggup adu lari dengan siapapun asal jgn dengan atlit lari atau adu push up asal jangan dgn Aderai malah sempat aku aku berkata seperti itu bukan karena emosi gak lulus tapi memang itu kenyataannya lapangan ahmad yani di daerah baturaja itu sudah makananku setiap hari haram bagiku kalau tidak lari sehari 8 keliling dan haram juga bagiku kalau tidak sit up sehari 100 X ditambah push up 30 pull up 20 kali ,itu harga mati dan sekarang pun kalau bapak tua penjaga lapangan itu masih kenal denganku karena aku latihan disana bukan sehari atau 2 hari tapi SATU TAHUN...!! mungkin bapak tua penjaga lapangan pun bertanya apakah robet lulus tes polisi ...? memang sejak tragedi pengumuman test aku tidak lulus itu aku tidak pernah lagi kelapangan sakit hati kalau liat lapangan yg tiap hari ku datangi dengan membawa mimpi cita-cita ku untuk menjadi polisi ....
dan ternyata gagal tapi ya sudah lah ini semua sudah terjadi aku harus mulai bangkit menata cita-citaku yang baru semoga cita-citaku yang baru ini berhasil karena aku yakin tuhan maha pengabul cita-cita dan impian orang yg mau berusaha
sori ya tulisannya berantakan dan kurang menarik soalnya baru belajar heheh........
lain kali kuceritakan kisah-kisahku yang lain yang benar-benar ku alami tidak ada rekayasa semua asli tempat kejadian tokoh semua asli tq udah baca ya tidur dulu
Terus sekarang gimana kamu tes polisi lagi atau gak
BalasHapusSama gan itu cita2 terbesar saya.sejak sma kelas 2 setelah sepupu saya yang jadi bintara polri menjanjikan mendaftarkan saya ketika lulus nanti saya selalu olah fisik dan menjaga kesehatan,setelah lulus sma ayah saya berkata lain gara2 omongan2 saudaranya yang dengki kalau saya jadi polisi.sekarang nyesek kalo lihat orang2 seumuran saya jadi polisi bahkan adik kelas saya sekarang ada yang lulus akpol.dia akrab sama saya.saya sangat senang ketika melihat dia memakai seragam dengan lencana emasnya tapi hati saya rasanya seperti di sayat2.sampai detik ini hubungan saya dengan ayah saya renggang.saya sakit hati kalau bertemu ayah saya dan saudara2 ayah saya.
BalasHapusAku pun mantan peserta secaba polri yg gagal. Mencoba bangkit sampai sekarang. Semangat!!!
BalasHapusSaya pun begitu, latihan fisik selama 2 tahun, ikut les ini itu...dan saat itu saya ijut kursus dan d tempat kursus itu hanya saya satu2nya cewek...lari dan segala macem bareng mereka sampai laripun udah nyamain cowok....tapi ternyata semuanya pupus...dan bikin sakit hati setengah mati....dan pas tau kalau adek kelas saya lolos, rasanya nyesek banget...baru lulus udah langsung jadi....saya harus berulang kali tes sampai umur saya sudah d batasnya tapi tetep gagal....saat ini pun saya berjuang mati2an menerima keadaan dan cemohan org2 yg tidak tahu kebenaran yg sesungguhnya
BalasHapusSama aku daftar tni 2x gagal tapi aku nggak mau menyerah gitu aja so tahun depan mau nyoba lagiš
BalasHapusDaftar tni al ya?
HapusTahun ini aku juga gagal daftar tni, tapi aku gaakan patah semangat, akan aku cari jati diri ku yang sebenarnya
BalasHapusSemangatbosss
BalasHapusLa senasib semua ya . Sama aaya juga gitu 4 kali tes TNI juga gak masuk . Padahal saya pengen jadi TNI walaupun prada tapi mau gimana lagi uang mengalahkan segalanya
BalasHapusMelihat teman sebayaku sudah berseragam tni, hati ini terasa seakan teriris iris. Ibu.. Cita-cita ku sejak kecil kau renggut begitu saja.
BalasHapusSaya dibesarkan di kalangan keluarga TNI dimasa kecil selalu di cekokin kedisiplinan dan kebangsaan. Kelas TK - SMA saya tetap kukuh TNI jd prioritas utama. Setelah lulus SMA saya ikut paman saya di LANUD 305 TENGKORAK . 2016 2017 gagal masuk akmil. Namun tuhan tidak mentakdirkan diri kita menjadi seorang patriot bangsa. Mungkin ada hikmah dibalik ini. Namun apapun itu jangan sampai runtuh semangat kawan.
BalasHapusTuhan sudah mempersiapkan yang terbaik untuk kita, ingat bukan tuhan benci dengan tujuan kita, tapi terkadang tuhan tau mana yang lebih baik untuk kita, semua pekerjaan itu mulia, semua pekerjaan itu istimewa memiliki tanggung jawab dan juga resiko yang sama sebanding nya, sikap bersedih dan menyalahkan diri sendiri tidak akan ada habisnya, ingatlah pesan panitia saat kalian di tetapkan gagal, tuhan telah mempersiapkan yang terbaik buat kamu di luar sana, dan tidak semua orang memiliki keberanian untuk mengikuti pendaftaran, yakin pada diri sendiri, itu kunci motivasi hidup terbaik, semoga kelak anak cucu kalian lah yang akan meneruskan cita cita mulia kalian
BalasHapus